Hasil Kejurkot, Kemampuan Klub Merata

ARGOMULYO – PB Mahkota yang semula tidak terlalu diperhitungkan, ternyata bisa menorehkan berbagai prestasi, dalam Kejuaraan kota (kejurkot) I bulu tangkis, tahun ini. PB ini meraih empat juara pertama di berbagai nomor mulai dari kelompok pradini hingga remaja. Raihan ini juga menyamai klub lama yang sebelumnya kerap mendominasi bulu tangkis di Salatiga seperti Surya Gemilang Salatiga.

Kejurkot I bulu tangkis yang diselenggarakan PBSI Salatiga tahun 2017 ini, Selasa (2/5) malam ditutup di GOR PPLP. Engan Sigit, sekretaris Persatuan Bulu tangkis (PBSI) Salatiga, mengatakan kejuaraan berlangsung sukses dan lancar, dengan peserta mencapai 200 atlet dari berbagai klub di Salatiga. Pada penyelenggaraan kejurkot tahun lalu, klub Berkat Abadi juga mampu meraih banyak gelar. Klub ini juga tergolong baru. Ini menunjukkan tidak ada dominasi klub-klub tertentu dalam pembinaan bulu tangkis di Salatiga. ‘’Ini berarti terjadi pemerataan pembinaan bulu tangkis di Salatiga. Ini pertanda bagus untuk ke depan, bagi perbulutangkisan di Salatiga,’’kata Engan.

Menurut dia, dari hasil kejurkot ini akan menjadi bahan bagi PBSI guna memantau atlet-atlet bulu tangkis berbakat di Salatiga. Dalam setahun, minimal ada dua kejuaraan kota yang digelar khusus untuk menggali potensi pemain asli Salatiga. ‘’Kejurkot kali ini berlangsung sukses. Memang ada protes kecil dari peserta, tetapi tidak mengurangi kualitas dan jalannya kejuaraan,” tandasnya.

Pada Kejurkot I tahun 2017 ini juga ada aturan baru, yaitu satu pemain tak bisa turun di dua nomor atau lebih. Tujuannya untuk memotivasi para pemain lain agar terbuka kesempatan untuk meraih juara. Regulasi ini sebenarnya telah diterapkan di daerah lain. Tetapi untuk Salatiga, baru diuji coba dalam kejurkot kali ini. ‘’Dengan regulasi ini berarti tidak ada dominasi permainan tertentu dalam meraih juara. Sebab, sebelumsebelumnya, satu pemain ada yang turun di tiga nomor dan ternyata menjuarai nomor-nomor yang diikuti itu. Dampaknya, pemain lain berkurang kesempatan untuk meraih juara. Jadi pertandingan lebih kompetitif dan menarik,” tuturnya.

Sementara itu untuk juara tunggal pradini putra, diraih Andreano, pradini putri oleh Vannezzya, dan usia dini putra madya oleh Maulana. Ketiganya dari PB Mahkota. Untuk usia dini putri madya, diraih Yuan APdari PB Surya Gemilang Salatiga, anak putra madya oleh Anggasta MD dari PB Mitra Jaya, dan anak putri madya oleh Angelice QH dari Berkat Abadi.

Adapun untuk anak putra utama, diraih Yudistita FI dari PB Surya Gemilang Salatiga, anak putri utama oleh Ade Yuniar dari Mahkota, pemula putra oleh Kieky AS dari Surya Gemilang Salatiga, remaja putra oleh Andi Septian-dari Rajawali, dam remaja putri oleh Ghea Larasatti dari PB Surya Gemilang Salatiga
(DA)
Sumber: Suara Merdeka – Kamis, 4 Mei 2017

DA