220 Pemain Ramaikan Kejurkot Salatiga

SALATIGA – Kejuaraan kota (Kejurkot) bulu tangkis Salatiga kembali digelar. Agenda setiap tahun, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Salatiga ini, dimulai Minggu (28/7) hingga Rabu (31/7) di GOR PPLP Salatiga. Turnamen diikuti tak kurang 220 atlet dari usia dini hingga dewasa.

Mereka mewakili klubklub yang ada di Salatiga. Bidang pertandingan Kejurkot Bayu Angki Anggono mengatakan, jumlah peserta kali ini memenuhi target sesuai yang diharapkan khususnya kelompok putra.

Namun di kelompok putri pesertanya masih perlu didorong lagi agar ke depan lebih banyak lagi. Kelas-kelas yang dipertandingkan meliputi pradini putra, usia dini putra madya, usia dini putra utama, usia dini putri madya, anak putra madya, anak putra utama, anak putri madya, anak putra utama, pemula putra, remaja putra, dan ganda dewasa putra.

”Kemampuan dan kekuatan peserta merata. Semoga selain sukses penyelenggaraan juga sukses prestasi. Artinya, para juara dari turnamen ini berkualitas yang pada gilirannya mampu menyumbangkan prestasi untuk bulu tangkis Salatiga di Jateng atau nasional,” tuturnya.

Dikatakan, Kejurkot ini tidak sekadar menggelar turnamen untuk menjadikan gebyar semata. Lebih dari itu akan mencetak atlet prestasi yang bisa mengharumkan nama daerah baik di kancah regional mau pun nasional.

”Kejurkot merupakan agenda rutin PBSI Salatiga. Dalam setahun, minimal dua kejurkot digelar. Kali ini adalah seri pertama di tahun 2019. Seri kedua akan digelar Desember nanti . Pada kejurkot ini, panpel berupaya meningkatkan kuantitas dan kualitas pertandingan,” ucapnya. Menurut Bayu, PBSI memgimbau kepada klub untuk memperbanyak pembinaan atlet di kelompok putri. Sebab pada kejurkot kali ini peserta di kelompok putri minim. Akibatnya, kelompok pradini putri dan usia dini putri utama tidak dipertandingkan karena minim peserta.

Sumber: Suara Merdeka – Senin, 29 Juli 2019

DA